menjadi.... Sukarelawan Swaramuslim..

anda bersama sama swaramuslim mewujudkan media informasi yang berimbang...  

materi postingan bebas terbatas...  

 Member :Log-In -Register





    Bookmark and Share  

DPRD Bekasi : Bubarkan Yayasan Mahanaim

Katagori : Prokontra
Oleh : tim editor 05 Dec 2008 - 10:00 am


yayasan menilai, ancaman pembubaran yayasan oleh FAPB adalah wajar

Di GOR bekasi, pembangunan panggung besar sudah dilakukan. Lapangan rumput yang luasnya sekitar 300 meter persegi tersebut kini ditutup oleh pagar kayu dan terlihat ada pembangunan panggung besar. Lokasi tersebut awalnya akan dijadikan sebagai tempat acara puncak B3 yang digelar yayasan Mahanaim.

DPRD Kota Bekasi merekomendasikan kepada Pemkot Bekasi untuk membubarkan Yayasan Mahanaim. Untuk itu, dewan meminta agar Pemkot Bekasi dan seluruh instrumennya berkoordinasi memecahkan masalah tersebut. Dewan juga menerima banyak informasi jika kegiatan yang digelar yayasan ini bertajuk 'Bekasi Berbagi Bahagia (B3)' didukung Wali Kota Bekasi.

''Surat rekomendasi (dari wali kota) keluar dengan proses yang tidak sebagaimana mestinya,'' ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Sutriyono, pada pertemuan dengan perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Bekasi, dan Sekretaris Daerah Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) di Kantor Komisi A DPRD Kota Bekasi, Rabu (3/12).

Mengenai urutan keluarnya surat rekomendasi, tambah Sutriyono, seharusnya pihak yang bersangkutan meminta izin terlebih dahulu ke pihak Kesos. Setelah disetujui, barulah mengurus perizinan lain, seperti izin keramaian ke polres kemudian ke wali kota. ''Sebenarnya pihak Kesos pada awalnya menolak perizinan,'' katanya.


Pembaptisan halus yang dilakukan oleh Yayasan Mahanaim terhadap warga Bekasi.


Pembaptisan halus yang dilakukan oleh Yayasan Mahanaim terhadap warga Bekasi.

Entah mengapa, ungkap Sutriyono, proses selanjutnya kemudian menjadi terbalik. Pihak Kesos malah menerima instruksi Wali Kota untuk melancarkan kegiatan Yayasan Mahanaim. ''Seharusnya, pemkot segera tanggap dalam mengatasi hal ini,''kata Sutriyono menegaskan.

Badruzzaman Busairi, ketua FKUB, mengatakan, sebaiknya Yayasan Mahanaim memang dibubarkan karena melakukan cara-cara yang mengganggu stabilitas bermasyarakat. ''Jangan memaksa FKUB untuk membongkar semua kartu Yayasan Mahanaim.''

Menurut Sutriyono, pihak Yayasan Mahanaim juga diundang dalam pertemuan rapat dengar pendapat ini, namun mereka tidak hadir. ''Kami sudah dua kali mengundang mereka, namun tidak pernah ada tanggapan.''

Sutriyono sebenarnya juga mengkhawatirkan pembangunan panggung besar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi, Jl Ahmad Yani. Lapangan rumput yang luasnya sekitar 300 meter persegi tersebut kini ditutup oleh pagar kayu dan terlihat ada pembangunan panggung besar. Lokasi tersebut awalnya akan dijadikan sebagai tempat acara puncak yang digelar yayasan.

Setelah surat rekomendasi wali kota dicabut, seharusnya acara tidak jadi berlangsung. ''Kemarin, saya sudah tanya ke GOR, mereka bilang panggung besar itu untuk konser Dewi Persik,'' katanya.

Murhali Barda, perwakilan dari Front Anti Pemurtadan Bekasi (FAPB), mengatakan, pihaknya akan menikahkan warga yang sudah mendaftar untuk mengikuti nikah massal. Acara tersebut masuk ke rangkaian acara B3 dan sudah 153 orang yang mendaftar. ''Kami sudah meminta datanya dari Yayasan Mahanaim dan akan dinikahkan secara Islam pada 21 Desember,'' katanya.

Nikah massal ini akan diadakan di Islamic Center Kota Bekasi dengan menggunakan dana dari donatur. FAPB sebenarnya mengharapkan ada tanggung jawab dari Pemkot Bekasi untuk memberikan bantuan dana. Karena, menurut ,Murhali, seharusnya hal ini menjadi tanggung jawab Wali Kota yang memberikan izin acara. ''Sayangnya Wali Kota dan wakilnya masih berada di Tanah Suci.''

Fakta Angka
[b]153
Jumlah warga yang mendaftar ke yayasan untuk nikah massal.


Pembaptisan "Tersamar" Berkedok Permainan Air

Pembaptisan halus yang dilakukan oleh Yaysan Mahanaim terhadap warga Bekasi. Acara dimulai dengan hiburan dangdut dengan menggunakan sound system besar. Saat tembang dangdut didendangkan, penonton dikondisikan untuk bergoyang mengikuti irama dangdut. Panitia bergandengan tangan untuk menggiring penonton. satu persatu penonton diarahkan oleh panitia ke dalam kolam renang buatan untuk anak-anak yang sudah diisi air. Secara tidak langsung penonton yang digiring panitia diceburkan kedalam kolam tersebut. Kemudian air dicipratkan dan dibasuhkan kemuka berkali-kali. Setelah itu dibangunkan untuk diberikan sebuah makanan dan minum. Dalam liturgi kristen, setelah pembaptisan dilanjutkan dengan memakan makanan yang merupakan simbol dari daging Yesus dan minum yang merupakan simbol darah Yesus. Makan dan minum daging dan darah Yesus ini merupakan penyatuan diri dengan Yesus. Disemarang acara ini disebut "Semarang Berbagi Bahagia".


GALERYNYA DAPAT DILIHAT DI
http://swaramuslim.net/fakta/more.php?id=6139_0_16_0_M

sumber Berita : republika.co.id & Radio dakta

sumber Foto : http://fapbekasi.multiply.com


This Article Posted by : tim editor
Date : 05 Dec 2008 - 10:00 am
  Tell A Friend | Print ada 0 thread - Beri Komentar | dibaca 1783 hits 

Related Article
"Memang, dia (RS Mitra) hidup di negara siapa?"
Akhlak Buruk Gerombolan Penolak RUU Pornografi
Alih-alih Peringatan Hari AIDS, Justru Pembodohan
Artis Porno Datang, Kemana Presiden SBY ?!
Aya-aya Wae, Masa Demo Palestina" Bid'ah"
DPR Tolak Kehadiran Israel dalam Pameran Dagang di Jakarta
Dradjad: TNI Salah Satu Korban Neoliberal


Google Translate 2

 
       
NO COPYRIGHT©
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan bersama syukur Alhamdulillah sumber artikel dicantumkan
Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster
Copyright © Sep 2002 - Disclaimer - power with Pmachine All right reserved

in association with Muslim Netters Association

best viewed with IE Resoluton 800 X 600