|
Dunia Barat dan Penguasa Muslim Harus Malu terkait Kasus Dr. Aafia Siddiqui
Laporan Oleh : Redaksi 07 Sep, 08 - 6:00 am Kasus Dr. Aafia Siddiqui Dr. Aafia Siddiqui adalah ilmuwan biologi jaringan saraf dan dididik sebagai ahli genetik. Setelah belajar 10 tahun di Amerika Serikat (AS) dan menyabet gelar Doktor di bidang Neurosains Kognitif, Dr. Siddiqui yang berwarganegara Pakistan lalu pulang ke negeri asalnya. Lima tahun lalu pada bulan Maret 2003 ia menghilang bersama 3 anaknya yang berumur 7 tahun, 5 tahun, dan 6 bulan ketika ia berkunjung ke rumah ibunya di Karachi.
|
![]() Lebih 130 reporter tewas sejak invasi Amerika tahun 2003 di Iraq. Wartawan foto Belanda, Geert van Kesteren, membuat buku rekaman Iraq yang bahannya dari warga Iraq sendiriIraq merupakan daerah terpanas bagi wartawan di bumi ini. Lebih dari 130 reporter tewas sejak invasi Amerika Serikat pada tahun 2003. Akibatnya, sedikit saja jurnalis Barat mau pergi ke sana untuk melaporkan tragedi kemanusiaan yang telah menyebabkan, hampir seratus ribu orang tewas, dan sekitar empat juta orang mengungsi. Satu dari beberapa peliput Iraq, sebelum dan sesudah invasi, adalah Geert van Kesteren, seorang wartawan foto terkemuka di Belanda. Pada tahun 2005, ia menyadari terlalu bahaya kembali ke Iraq. Ia mengakalinya dengan melakukan perjalanan ke Suriah, Yordania dan Turki, supaya bisa berbincang dan memotret pengungsi Iraq.
|