|
|
| Total Posting |
: |
668 |
| Total Comment |
: |
0 |
| Unique Counter |
: |
2076057 |
| Total Member |
: |
14324 |
|
Sedang Online
| Non Member |
: |
1 |
| Members |
: |
0 |
| Sekarang |
: |
1 |
| Yang Lalu |
: |
9 |
|
|
|
|

|
|
|
(JavaScript Error)
|
Gross US Debt is US$
|
|
|
arsip
|
|
|
|
|
|  |

 Atas nama Agama, Israel membunuh rakyat Palestina KAIRO - Sebuah tayangan di stasiun televisi di Mesir, yang mengudara di Al-Rahma TV, dituding oleh kaum Yahudi menyampaikan pesan antisemit. Tayangan itu menampilkan anak-anak yang mengucapkan slogan-slogan antisemit, Ulama Mesir mengatakan kaum Yahudi adalah turunan ular berbisa, menyerukan untuk membaca 'Protokol Para Sesepuh Zion, mereka juga memberi peringatan mengenai produk-produk buatan Yahudi.
Salah satu kutipan dari sebuah program anak-anak Islam, yang disiarkan di TV Al-Rahma pada tanggal 6 Maret 2009, menampilkan seorang anak yang berdoa meminta kehancuran kaum Yahudi.
"Ya Allah, hancurkan dan leburkan orang-orang Yahudi. Ya Allah, siksa mereka dengan penyakit yang tidak bisa disembuhkan atau dipulihkan. Kirimkan sambaran petir kepada mereka dari Surga. Ya Allah, siksa mereka dengan segala macam siksaan. Ya Allah, kirimkan serbuan burung ababil untuk membinasakan mereka. Mereka juga mengatakan bahwa peperangan dengan kaum Yahudi tidak akan pernah berhenti hingga akhir jaman.
|
 Anak-anak Palestina menonton film bersama-sama RIYADH - "Helm Al Zaytoun" (The Olive Mimpi) adalah sebuah film kartun baru buatan Saudi yang membahas masalah pengungsi di Palestina dengan cara yang sangat berbeda dan positif. Ide dibalik itu adalah untuk mengubah latar belakang pengungsi Palestina yang biasanya digambarkan penuh dengan kesedihan dan penderitaan menjadi sebuah plot cerita yang penuh semangat dan ambisi.
Oleh karena itu, karakter dalam film tersebut walaupun sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, mereka dapat berhasil berjuang untuk bertahan hidup dan mencapai cita-cita untuk kembali ke tanah air mereka.
Film yang diarahkan oleh Osama Khalifa ini sepenuhnya merupakan produksi asli Saudi dengan karakter yang murni dirancang oleh seniman Arab. Adapun pada pos animasi, setengah dari pekerjaannya dilakukan di KSA, sedangkan sisanya telah diedit di Turki. Musik pengiringnya dikomposisi oleh musisi besar Libanon, Elias El Rahabani.
|
PEPSI Sebenarnya hal ini bukan berita baru di kalangan umat Islam sejak dicetuskannya fatwa dan ide boikot terhadap produk-produk yang mendukung dan memberi bantuan ke negara Zionis Israel.
MEMRI (Middle East Media Research Institute) baru-baru ini merilis sebuah transkrip berbahasa Inggris yang mereka dapat dari sebuah ceramah seorang ulama Mesir pada bulan Februari lalu dan baru dikutip oleh media-media Israel baru-baru ini, pada ceramah itu menyebutkan bahwa PEPSI adalah kepanjangan dari "Pay Every Penny to Save Israel" (Bayar setiap sen untuk membantu Israel).
Ulama yang bernama Hazim Abu Ismail mengatakan dalam sebuah stasiun TV Al Nas (sebuah saluran Tv khusus keagamaan) di Mesir, menyerukan untuk setiap Muslim memboikot minuman ringan Pepsi, karena menurutnya setiap uang yang kita gunakan untuk membeli Pepsi sama saja dengan membantu Israel. Minuman ringan Pepsi sendiri, termasuk dari daftar produk yang mendapat fatwa untuk diboikot oleh para ulama beberapa tahun yang lalu, disamping produk-produk lain.
|
Sebuah truk viva Palestina menjadi bagian dari iring-iringan 40 unit truk untuk mengangkut bantuan kemanusiaan ke Jalu Gaza
CALIFORNIA Seruan Viva Palestina oleh pihak AS diteriakkan dalam sebuah pawai yang diperuntukkan bagi kaum pinggiran kota Gaza di selatan California. Viva Palestina yang diseruteriakkan oleh aktivis aksi damai AS akan digelar dalam sebuah pawai sepanjang 10 kilometer dengan tujuan pengumpulan dana bagi warga Gaza pada tanggal 14 Juni di selatan California. Kegiatan ini akan dimulai jam 8 pagi di raya South Broadway 512 di kota Anaheim.
Segera setelah registrasi peserta yang mengikuti acara pawai tersebut, acara langsung dimulai pada pukul 10:30 dengan jalur melewati selatan menuju One Mile Square Park di Fountain Valley. Dana yang terkumpul akan dipakai untuk membeli persediaan obat-obatan yang akan dikirim dengan 15 kendaraan, yang diperuntukkan bagi warga Palestina, yang sudah 2 tahun lamanya lumpuh dan mati akibat blokade dan pembunuhan masal yang dilakukan pihak Israel.
|
JALUR GAZA - Misi pengumpulan fakta PBB dalam menyelidiki laporan kejahatan perang Israel telah mendapatkan dokumen yang diduga mengkonfirmasi kejahatan Tel Aviv selama perang di Gaza.
Pejabat Hamas di Jalur Gaza telah menyiapkan lima belas anggota misi dipimpin oleh Richard Goldstone, juri Yahudi asal Afrika Selatan, lengkap dengan dokumen, foto, dan bahan lainnya dianggap "bukti pelanggaran Israel".
"Kami telah datang ke sini untuk melihat, belajar, untuk berbicara kepada orang-orang, melihat cara kehidupan; orang biasa, orang pemerintah, orang administrasi," ujar Goldstone kepada wartawan.
Tel Aviv pada akhir Desember melancarkan Operasi Cast Lead atas wilayah Palestina yang berpenduduk 1,5 juta, yang diduga sebagai respons atas pembalasan atas serangan roket Hamas ke Israel. Selama tiga minggu Israel menyerang di jalur pesisir tersebut dan membunuh hampir 1.350 orang Palestina dan melukai sekitar 5.450 orang lain, yang kebanyakan warga sipil.
|
Walaupun menyatakan dukungan terhadap Israel, mayoritas penduduk AS menginginkan perubahan kebijakan berkenaan dengan konflik Palestina Israel. Sejumlah besar warga Amerika Serikat mengatakan bahwa bantuan yang diberikan AS ke Israel sudah menembus angka miliaran dollar AS yang bersumber dari uang pajak rakyat AS, dan sebagian besar warga menginginkan agar Israel diberikan sanksi karena telah membangun pemukiman baru di atas tanah Palestina.
Dalam sebuah jajak pendapat yang diadakan oleh Zogby Internasional terhadap 4.320 responden dewasa pada bulan April, beberapa hal menarik ditemukan.
Dukungan terhadap Israel memang masih terlihat, sebanyak 71 persen masih berpandangan positif terhadap Israel dan hanya 21 persen yang berpandangan negatif terhadap Israel. Ketika ditanyakan apakah para responden tersebut setuju bahwa baik warga Israel maupun Palestina memiliki hak-hak yang sama, 84 persen menyatakan setuju. Sebanyak 67 persen responden juga setuju dan mendukung penuh gagasan bahwa negara Palestina merdeka memang seharusnya berdiri.
|
 Goodbye Moto, Goodbye Apartheid
Merasa terkejut dengan dukungan perusahaan software kelas dunia tersebut terhadap praktik diskriminasi ras Israel terhadap warga Palestina, warga New York beramai-ramai melakukan aksi turun ke jalan pada hari Senin tanggal 30 Maret kemarin, menyerukan ajakan untuk memboikot Motorola. "Kami ingin menyoroti Motorola yang mencari untung dengan tidak etis, dan juga dukungan yang mereka (Motorola) berikan terhadap politik rasis Israel," tutur Luna Kaabneh, juru bicara Kampanye Pemboikotan New York terhadap Israel (NYCBI),
"Kami ingin semuanya tahu mengenai hubungan Motorola dengan Israel, kemudian secara besar-besaran memboikotnya, agar mereka tertekan dan mengakhiri segala hubungannya dengan Israel." Bertemakan "Selamat tinggal Moto, selamat tinggal Apartheid", para pengunjuk rasa berjalan beriringan di depan kantor Motorola di daerah pusat kota Brooklyn.
|
 Senin kemarin sekitar 70 orang dari ikatan pemuda dan mahasiswa masjid (IMAJID), melakukan aksi menuntut Lions dan Rotary club dibubarkan.
Aksi dimulai dengan longmarch dari halaman Pusdai Jawa Barat menuju halaman gedung DPRD Provinsi Jabar dengan rute aksi melalui jalan Diponegoro dan jalan Sentot Ali Basya.
Sepanjang longmarch peserta aksi meneriakkan : Israel, hancurkan! Yahudi, kalahkan! Rotary, bubarkan!
Peserta aksi tiba di halaman gedung DPRD Jawa Barat dan langsung menggelar aksi dengan membentangkan 3 buah spanduk; membagikan liflet pada pengguna jalan; dan orasi dari beberapa orang pimpinan IMAJID Jabar.
|
|  | |